Karena gejalanya yang di timbulkan sangat beragam dan
cenderung berbeda antara pasien yang satu dan pasien yang lain, anda harus
wwaspada dengan penyakit lupus. Karena sulitnya di deteksi dan gejala yang
timbul dari penyakit lupus ini bermacam - macam serta menyerupai gejala
penyakit lainnya maka tak heran kalau orang - orang banyak yang menyebut
penyakit lupus sebagai penyakit seribu wajah.
Tidak ada gejala khusus yang menandai penyakit lupus karena
penyakit ini menyerang semua organ tubuh. Kasus yang paling banyak dari para
pasien lupus, bagian yang terserang adalah organ vital.
Untuk berjaga - jaga, tentu pasien lupus harus mengetahi dan
lebih memperhatikan kondisi tubuh sendiri untuk mengetahui adanya
gejalapenyakit lupus. Biasanya gejala yang paling umum di rasakan oleh para
pasien lupus adalah rasa sakit pada bagian persendian dan tulang, demam yang
tak kunjung sembuh, panas tinggi (bukan karena infeksi), mudah kelelahan,
anemia, sering merasakan sakit pada bagian dada apabila menghirup nafas dalam -
dalam, sampai dengan gangguan kebocoran ginjal dan protein keluar melalui urine
saat buang air kecil.
Selain gejala - gejala dari dalam tubuh yang tidak kasat
mata, penderita lupus biasanya juga mengalami gejala yang muncul pada bagian
tubuh seperti kulit menjadi snagat kering, adanya ruam - ruamh kemerahan pada
kulit, adanya bercak merah pada bagian wajah yang berbentuk seperti kupu -
kupu, kerontokan rambut, bagian ujung jari berwarna kebiruan dan pucat, serta
gejala sariawan yang datang dan pergi.
Penderita penyakit lupus ini kebanyakan juga sangat sensitif
pada sinar matahari, mengalami stroke, berat badan yang terus menerus
berkurang, kejang - kejang, dan bagi wanita hamil bisa sampai mengalami
keguguran. Karena banyaknya gejala yang di timbulkan, biasanya para penderita
lupus mengalami lebih dari 1 gejala baik gejala yang ringan sampai dnegan
gejala yang paling berat.
Untuk itu anda harus waspada sejak awal jika merasa
mengalami gejala - gejala penyakit lupus. Karena lupus adalah penyakit autoimun
yang menyerang semua organ tubuh manusia. Memang semua manusia membentuk
antibody masing - masing yang bisa melindungi tubuh dari berbagai serangan
virus, bakteri dna juga kuman. Tetapi penderita lupus memiliki produksi
antibody tidak normal atau berlebihan sehingga bukannya menyerang virus dan
bakteri dalam tubuh tetapi justru menyerang jaringan tubuh sendiri. Oleh karena
itu, selalu jaga kesehatan anda dengan pola hidup sehat. Dan apabila and
amerasakan gejala yang tidak wajar, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan
pertolongan secepatnya.

